ANALISIS JURNAL GCG

JUDUL JURNAL

 

PENGARUH KARAKTERISTIK GOOD CORPORATE

GOVERNANCE (GCG) TERHADAP PENGUNGKAPAN

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR)

(Studi Empiris pada Perusahaan Non Keuangan yang Terdaftar

di Bursa Efek Indonesia)

 

1.1       LATAR BELAKANG

Terdapat empat komponen utama yang diperlukan dalam konsep GCG, yaitu transparancy, accountability, responsibility, dan fairness. Keempat komponen tersebut penting karena penerapan prinsip good corporate governance secara konsisten terbukti dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan dan juga mampu mengurangi aktivitas menyimpang seperti rekayasa isi laporan keuangan yang tidak menggambarkan nilai yang sebenarnya (Kaihatu, 2006). Selain itu, prinsip responsibility dalam penerapan GCG juga dapat mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan.

 

1.2       VARIABEL DAN UKURAN DATA

Variable :

– independen : CSRD

Skala pengukuran : ordinal

– Dependen : UDKOM,KOMIND,INDKOA,KMENJ,KINST,KASG,KKONS,SIZE.

Skala pengukuran : ordinal

 

1.3       DATA

Jenis data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah data sekunder, berupa annual report yang diperoleh dari Pojok BEI Fakultas Ekonomi UNDIP, situs resmi BEI, dan website perusahaan.

 

1.4       ANALISIS

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan linear variabel-variabelnya. Sehingga menggunakan metode statistic untuk menganalisisnya. Metode analisis tersebut adalah metode kuantitatif dengan menggunakan statistic dan pengujian data sebagai berikut:

1. Uji Asumsu Klasik

2. Analisis Regresi Berganda

 

 

1.5       HASIL

Hasil uji menunjukkan bahwa pengungkapan dan praktik Corporate Social Responsibility di Indonesia masih tergolong rendah. Hal ini dapat terlihat dari kecilnya persentase rata-rata jumlah pengungkapan CSR yang dilakukan oleh perusahaan non keuangan Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009. Selain itu, jika dilihat dari nilai adjusted R square menunjukkan hanya 37,5% dari pengungkapan Corporate Social Responsibility yang dipengaruhi oleh tujuh variabel penelitian. Hasil penelitian menemukan hanya tiga variabel yaitu ukuran dewan komisaris, kepemilikan institusional dan kepemilikan asing yang berpengaruh

terhadap pengungkapan CSR. Ketiga variabel ini berhasil mendukung teori agensi dimana ketiganya berpengaruh terhadap mekanisme pengawasan terhadap agen. Adanya pengawasan yang baik akan mengurangi agency cost dan asimetri informasi sebab agen akan bertindak sesuai kepentingan prinsipal dan mengungkapkan segala informasi perusahaan kepada prinsipal termasuk pengungkapan CSR. Namun, di Indonesia rata-rata jumlah dewan komisaris, kepemilikan saham oleh institusi dan pihak asing masih rendah, karena itu ketiga karakteristik GCG tersebut belum mampu mendorong peningkatan pengungkapan CSR di Indonesia.

 

SARAN

Melihat hasil penelitian yang menunjukkan rendahnya pengungkapan CSR di Indonesia, maka disarankan penelitian selanjutnya menggunakan periode pengamatan yang lebih panjang agar dapat lebih menggambarkan perkembangan pengungkapan CSR di Indonesia. Serta penambahan variabel lain yang lebih besar pengaruhnya terhadap variabel pengungkapan Corporate Social Responsibility, salah satunya seperti kompetensi anggota dewan komisaris dan komite audit.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s